Kembali ke Daftar Taman

Taman Kartini

Kecamatan Cimahi Tengah
Luas : 0,844 Ha

Deskripsi Taman

Taman Kartini merupakan salah satu taman kota bersejarah di Kota Cimahi yang namanya diambil dari tokoh emansipasi perempuan Indonesia, Raden Ajeng Kartini. Taman ini telah ada sejak masa kolonial Belanda dan berlokasi di Jalan Raya Baros, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi. Dengan luas area sekitar 8.440 m², Taman Kartini menjadi Ruang Terbuka Hijau yang penting bagi masyarakat sebagai tempat rekreasi, olahraga, dan interaksi sosial. Sebagai taman kota yang aktif, Taman Kartini dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukung kenyamanan pengunjung, seperti area bermain anak, toilet, mushola, area refleksi, jalur jalan kaki yang mengelilingi taman, serta bangku-bangku yang tersebar di berbagai sudut. Pepohonan rindang dan tata ruang yang terbuka menciptakan suasana teduh dan asri, menjadikannya tempat yang ideal untuk bersantai maupun beraktivitas di luar ruangan. Selain digunakan untuk rekreasi keluarga, taman ini juga menjadi pusat kegiatan komunitas, seperti bersepeda, bersepatu roda, komunitas fotografi, komunitas baca, serta berbagai aktivitas masyarakat lainnya. Kehadiran Taman Kartini tidak hanya memperindah kota, tetapi juga memperkuat fungsi taman sebagai ruang publik yang inklusif, edukatif, dan mempererat kebersamaan warga Kota Cimahi.

Daftar Tanaman di Taman Ini

Estimasi Penyerapan Karbon Tanaman Tegakan

Data berdasarkan jumlah tanaman

Total Karbon kg/pohon

305434,758

Total Karbon ton/ha

0,036

Total COâ‚‚ Diserap

0,133 Ton

Estimasi Penyerapan Karbon Tanaman Bawah

Data berdasarkan jumlah tanaman

Total Karbon m²

0,056

Total Karbon ton/ha

0,558

Total COâ‚‚ Diserap

2,049 Ton

Apa itu Estimasi Karbon dan Mengapa Penting?

Karbon stok (carbon stock) adalah jumlah karbon yang tersimpan di dalam suatu area, terutama pada tanaman, tanah, dan elemen hijau lainnya. Dalam konteks taman, karbon stok menggambarkan seberapa besar peran taman dalam “menyerap” karbon dioksida (CO₂) dari udara melalui proses alami tumbuhan seperti fotosintesis. Karbon yang diserap tersebut kemudian disimpan dalam batang, daun, akar, serta tanah di sekitarnya.

Estimasi karbon berarti perkiraan jumlah karbon yang berhasil diserap dan disimpan oleh vegetasi di suatu taman. Perhitungan ini biasanya menggunakan metode ilmiah berdasarkan jenis tanaman, ukuran pohon, luas area, dan kerapatan vegetasi. Dengan kata lain, estimasi karbon membantu kita mengetahui kontribusi sebuah taman dalam mengurangi polusi udara dan dampak perubahan iklim.

Penjelasan Istilah

  • COâ‚‚ Diserap : Estimasi jumlah karbon dioksida yang diserap tanaman.